
Kediri, 17 November 2025, MTs Nurul Islam Kota Kediri melaksanakan kegiatan kampanye terbuka calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM sebagai bagian dari rangkaian pemilihan pengurus OSIM baru periode mendatang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan demokrasi kepada siswa sekaligus melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan para calon. Kampanye dilaksanakan di halaman madrasah, mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Selain disaksikan oleh para siswa, kampanye ini juga berlangsung di depan Bapak/Ibu Guru yang turut hadir untuk memberikan dukungan, pengawasan, dan menilai perkembangan sikap kepemimpinan para calon. Kehadiran guru menambah suasana menjadi lebih formal, tertib, dan penuh makna edukatif bagi seluruh peserta.
Kegiatan kampanye didampingi oleh Waka Kesiswaan, Ibu Nina Nurrofi’, M.Pd.I, bersama para pembina OSIM, yaitu Bapak Nur Kasan, S.Kom.I dan Bapak M. Burhan Rosyadi, M.Pd. Mereka memastikan proses kampanye berjalan kondusif, serta memberi arahan agar setiap calon dapat menyampaikan visi dan misinya dengan percaya diri, santun, dan bertanggung jawab.
Adapun pasangan calon yang tampil dalam kampanye hari ini adalah:
- Paslon 1:
- Ulya (VIII A)
- Maulana Saputra (VII A)
- Paslon 2:
- Adelia Rahma (VIII C)
- Aji (VII)
- Paslon 3:
- Habibi (VIII A)
- Abid (VII)
Masing-masing pasangan calon memaparkan visi, misi, dan program kerja unggulannya. Beberapa program yang disampaikan antara lain peningkatan kedisiplinan siswa, penguatan kegiatan ekstrakurikuler, pengembangan kreativitas melalui event OSIM, serta membangun lingkungan madrasah yang bersih, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Para siswa tampak sangat antusias mengikuti jalannya kampanye. Mereka mendengarkan pemaparan para calon sambil menilai siapa yang layak untuk dipilih pada pemilihan OSIM berikutnya. Para guru pun memberikan apresiasi kepada semua calon yang tampil percaya diri dan mampu menyampaikan gagasan secara terbuka.
Melalui kegiatan ini, MTs Nurul Islam berharap para siswa dapat belajar mengenai proses demokrasi yang baik, serta mampu memilih pemimpin OSIM dengan pertimbangan yang matang dan bertanggung jawab. Kampanye ditutup dengan pesan bahwa OSIM merupakan wadah penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan organisasi, bertanggung jawab, dan menjadi generasi yang berkarakter.



